Cara Mengatur Uang Bulanan Keluarga

Friday, April 26th 2013. | Keluarga
Advertisement

Ketika memasuki fase hidup berumah tangga, seseorang pasti dihadapkan pada berbagai kenyataan rumit termasuk masalah keuangan. Seringkali pendapatan selama satu bulan harus terbentur dengan berbagai kebutuhan hidup yang semakin membengkak. Suka tidak suka, kita harus pandai-pandai mengontrol keuangan terutama pengeluaran supaya terjadi keseimbangan dengan pendapatan. Untuk membantu Anda memanage keuangan keluarga, berikut beberapa cara mengatur uang bulanan supaya Anda tidak panik akibat uang gaji ‘menguap’ sebelum memasuki akhir bulan.

  • Buat list pengeluaran pokok Anda untuk tiap bulannya. Misalnya cicilan rumah, telepon, listrik, air, keperluan dapur, transportasi serta kebutuhan rekreasi. Tulis jumlah total pengeluaran dan tulis juga pemasukan setiap bulan, kemudian kurangi dengan total pengeluaran.
  • Lakukan evaluasi pada list yang Anda buat dan cari jenis pengeluaran yang sekiranya dapat dipangkas. Contohnya bila Anda terbiasa makan siang di restoran saat bekerja di kantor, Anda bisa membiasakan diri membawa bekal dari rumah. Pada akhir bulan, Anda akan mengetahui jumlah penghematan yang bisa Anda simpan dengan melakukan kebiasaan ini.
  • Prioritaskan semua tagihan misalnya listrik, telepon dan air. Setelah itu baru Anda berfikir menyisihkan uang untuk disimpan. Dengan menyisihkan sebagian uang lebih dulu, pengeluaran menjadi lebih terkontrol. Anda juga tidak akan panik jika memerlukan uang mendadak. Jika memungkinkan,selain menyimpan uang tunai, simpan uang Anda dalam bentuk asuransi atau deposito.
  • Kurangi jadwal rekreasi misalnya menonton bioskop. Jika Anda bersama keluarga memiliki kebiasaan menonton bioskop 2 minggu sekali, sebaiknya dikurangi menjadi 1 bulan sekali. Akan lebih baik sebelum nonton atau pergi jalan-jalan makan dulu dirumah. Dengan begitu Anda bisa menekan pengeluaran dana yang cukup besar.
  • Kebutuhan pakaian memang penting. Untuk mendapatkan pakaian dengan cara hemat, Anda bisa membeli baju ditempat-tempat yang memberi diskon atau menunggu big sale tiba. Beri pengertian pada seluruh anggota keluarga untuk membatasi berbelanja baju, cukup 3 – 4 bulan sekali.
  • Sebaiknya menghindari menggunakan credit card kecuali Anda merasa mampu membayar semua tagihannya waktu jatuh tempo. Lebih baik menggunakan kartu debet, jadi Anda bisa berbelanja sebatas kemampuan Anda.
  • Anda harus konsekuen dengan budget yang Anda buat sehingga kemungkinan besar Anda bisa terus menabung tiap bulannya. Mungkin awalnya sedikit sulit, namun pada akhirnya Anda sendiri yang merasakan manfaatnya.
  • Jadikan pasangan layaknya mitra bisnis yang memiliki visi dan misi sama,jadi bisa mengawasi Anda supaya pengelolaan keuangan berjalan stabil.
 
Share Dengan Teman Anda!